1. Tahun 1920'an

Tepatnya tahun 1906 seorang tokoh bernama R.A Wiriaatmaja, patih Purwokerto berjasa menolong par pegawai, pedagang kecil dan petani dari hisapan lintah darat melalui koperasi. gerakan kopersi semakin meluas dengan berdirinya Gerakan Budi Utomo (1908). Tahun 1913, Serikat Islam membantu berupa modal dan pendirian toko koperasi. Usaha koperasi dilanjutkan oleh Indonesische Studie Club pada tahun 1927. Dengan keluarnya peraturan pemerintah No. 9, gerakan koperasi mulai tumbuh kembali. Tahun 1932, Partai Nasional Indonesia mengadakan kongres koperasi di Indonesia

2. Tahun 1945'an (Masa Kemerdekaan)

Sesuai dengan tuntutan UUD 1945, perekonomian Indonesia harus berdasarkan atas asas kekeluargaan.Dengan demikian, kehadiran dan peranan koperasi di dalam perekonomian nasional Indonesia telah mempunyai dasar konstitusi yang kuat. Di masa kemerdekaan, koperasi bukan lagi sebagai reaksi atas penderitaan akibat penjajahan, koperasi menjadi usaha bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup yang didasarkan pada asas kekeluargaan. Hal ini sangat sesuai dengan cirri khas bangsa Indonesia, yaitu gotong royong.

Pada saat itu koperasi berkembang sangat pesat, yaitu didukung dengan keberadan koperasi yang mencapai 2500 buah koperasi. Namun karena sistem pemerintahan yang selalu berubah-ubah sehingga kebijakan pun ikut berubah pula seiring menjelang pembrontakan G30S/PKI sehingga terjadi kehancuran koperasi. Mengatasi hal tersebut, pemerintah mengadakan kongres koperasi I di Tasikmalaya tahun 1947, dengan hasil keputusan:
  1. mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia ( SOKRI )
  2. menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
  3. menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi
3. Sampai dengan Tahun 2000'an

Mengenai jumlah koperasi di Indonesia pada tahun 2001, tercatat sebanyak 103.000 unit lebih, dengan jumlah keanggotaan 26.000.000 orang. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 1998 yaitu meningkat sebanyak dua kali lipat. Jumlah koperasi aktif pun mengalami perkembangn yang cukup menggembirakan yitu tahun 2001 sebanyak 96.180 unit. Salah satu catatan yang perlu diingat reformasi ditandai dengan pencabutan Inpres 4/1984 tentang KUD telah melahirkan gairah masyarakat untuk berorganisasi kegiatan ekonomi yang melalui koperasi.

Jika melihat posisi koperasi pada hari ini sebenarnya masih cukup besar harapan kita kepada koperasi. Memasuki tahun 2000 posisi koperasi Indonesia pada dasarnya justru didominasi oleh koperasi kredit yang menguasai antara 55-60 persen dari keseluruhan aset koperasi. Sementara itu dilihat dari populasi koperasi yang terkait dengan program pemerintah hanya sekitar 25% dari populasi koperasi atau sekitar 35% dari populasi koperasi aktif.Sehingga pada dasarnya masih besar elemen untuk tumbuhnya kemandirian koperasi.





http://www.smecda.com/deputi7/file_makalah/PAS.SURUT.PERK.KOPERASI-Yog.htm
http://www.kba.averroes.or.id/artikel-bisnis/sejarah-perkembangan-koperasi-di-indonesia.html
Diposting oleh arif siswanto
Rabu, 11 November 2009 pada 00.45 | 1 komentar  

Dalam menjalankan kegiatanya, koperasi mempunyai bebrapa masalah antara lain:

1. Manajenem keanggotaan

Keanggotaan koperasi misalnya dari pengurus, pengelola haru memiliki jiwa usaha, bertanggung jawab, jujur dan dapat menjalankan posisinya dengan baik. Sehingga kegiatan koperasi akan berjalan lancar.

2. Modal

Suatu koperasi membutuhkan modal dalam usahanya. Modal ini bisa di dapat dari anggota, tentunya dengan banyaknya anggota koperasi, maka modalnya pun akan lebih besar. Selain itu modal dapat berasal dari para investor ataupun dari kredit.

3. Sumber Daya Manusia

Koperasi akan meningkat, jika Sumber Daya Manusianya mempunyai kualitas yang baik pula. Tentu permasalahan ini dapat diatasi dengan melakukan pelatihan-pelatihan kepada anggota koperasi ataupun melakukan penyuluhan-penyuluhan secara terpadu.





Diposting oleh arif siswanto

Neoliberalisme adalah suatu sistem ekonomi dimana kebebasan individu lebih diutamakan dan tanpa campur tangn dari pemerintah. inti kebijakan ekonomi pasar neoliberal bisa disarikan dalam tiga bagian. Pertama, tujuan utama ekonomi neoliberal adalah pengembangan kebebasan individu untuk bersaing secara bebas-sempurna di pasar. Kedua, kepemilikan pribadi terhadap faktor-faktor produksi diakui dan Ketiga, pembentukan harga pasar bukanlah sesuatu yang alami, melainkan hasil dari penertiban pasar yang dilakukan oleh negara melalui penerbitan undang-undang.

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/indonesia-negeri-penganut-neoliberalisme.htm


Diposting oleh arif siswanto
Senin, 09 November 2009 pada 04.28 | 0 komentar  

Koperasi adalah salah satu badan usaha yang cukup penting dalam memajukan suatu perekonomian negara, terutama untuk pembangunan di suatu daerah. Dalam melakukan kegiatanya, koperasi mempunyai beberapa masalah diantaranya menejemen pengurus. Jika menejemen dalam kepengurusan koperasi berjalan dengan baik, dalam arti para pengurus menjalankan tugasnya dengan jujur, baik dan profesional maka koperasi pun akan mengalami kemajuan. Kemudian masalah terbatasnya modal. Modal koperasi bisa didapat dari para anggotanya maupun dari para investor yang menanamkan modalnya. Dengan adanya modal yang cukup, koperasi akan dapat menjalankan kegiatanya dengan lebih baik. Masalah lainya yaitu Sumber Daya Manusia yang kurang memadai dan kurang terampil.

Menurut saya, jika saya menjadi seorang pimpinan dalam suatu koperasi, hal-hal yang perlu dilakukan dalam memajukan koperasi yang pertama mencari pengurus yang benar-benar dalam kinerjanya seorang yang profesional dan layak untu menjadi pengurus. Dan dalam melaksanakan kegiatanya, pengurus diawasi oleh suatu badan, sehingga kepengurusan berjalan dengan baik. Kemudian melakukan promosi untuk mencari dana, terlebih promosi kepada masyarakat agar bergabung menjadi anggota koperasi. Selanjutnya melakukan pemasaran produk yang berkelanjutan mulai dari suatu daerah ke daerah lainya. Cara lainya koperasi harus memasarkan produk yang berkualitas baik dengan memperhatikan harga jualnya, sehingga tidak memberatkan konsumen. Serta menjalin hubungan baik dengan instansi ekonomi swasta maupun pemerintah.



Diposting oleh arif siswanto
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates