Jumat, 20 November 2009
pada
22.17
|

1. Tahun 1920'an
Tepatnya tahun 1906 seorang tokoh bernama R.A Wiriaatmaja, patih Purwokerto berjasa menolong par pegawai, pedagang kecil dan petani dari hisapan lintah darat melalui koperasi. gerakan kopersi semakin meluas dengan berdirinya Gerakan Budi Utomo (1908). Tahun 1913, Serikat Islam membantu berupa modal dan pendirian toko koperasi. Usaha koperasi dilanjutkan oleh Indonesische Studie Club pada tahun 1927. Dengan keluarnya peraturan pemerintah No. 9, gerakan koperasi mulai tumbuh kembali. Tahun 1932, Partai Nasional Indonesia mengadakan kongres koperasi di Indonesia
2. Tahun 1945'an (Masa Kemerdekaan)
Sesuai dengan tuntutan UUD 1945, perekonomian Indonesia harus berdasarkan atas asas kekeluargaan.Dengan demikian, kehadiran dan peranan koperasi di dalam perekonomian nasional Indonesia telah mempunyai dasar konstitusi yang kuat. Di masa kemerdekaan, koperasi bukan lagi sebagai reaksi atas penderitaan akibat penjajahan, koperasi menjadi usaha bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup yang didasarkan pada asas kekeluargaan. Hal ini sangat sesuai dengan cirri khas bangsa Indonesia, yaitu gotong royong.
Pada saat itu koperasi berkembang sangat pesat, yaitu didukung dengan keberadan koperasi yang mencapai 2500 buah koperasi. Namun karena sistem pemerintahan yang selalu berubah-ubah sehingga kebijakan pun ikut berubah pula seiring menjelang pembrontakan G30S/PKI sehingga terjadi kehancuran koperasi. Mengatasi hal tersebut, pemerintah mengadakan kongres koperasi I di Tasikmalaya tahun 1947, dengan hasil keputusan:
- mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia ( SOKRI )
- menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
- menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi
Mengenai jumlah koperasi di Indonesia pada tahun 2001, tercatat sebanyak 103.000 unit lebih, dengan jumlah keanggotaan 26.000.000 orang. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 1998 yaitu meningkat sebanyak dua kali lipat. Jumlah koperasi aktif pun mengalami perkembangn yang cukup menggembirakan yitu tahun 2001 sebanyak 96.180 unit. Salah satu catatan yang perlu diingat reformasi ditandai dengan pencabutan Inpres 4/1984 tentang KUD telah melahirkan gairah masyarakat untuk berorganisasi kegiatan ekonomi yang melalui koperasi.
Jika melihat posisi koperasi pada hari ini sebenarnya masih cukup besar harapan kita kepada koperasi. Memasuki tahun 2000 posisi koperasi Indonesia pada dasarnya justru didominasi oleh koperasi kredit yang menguasai antara 55-60 persen dari keseluruhan aset koperasi. Sementara itu dilihat dari populasi koperasi yang terkait dengan program pemerintah hanya sekitar 25% dari populasi koperasi atau sekitar 35% dari populasi koperasi aktif.Sehingga pada dasarnya masih besar elemen untuk tumbuhnya kemandirian koperasi.
http://www.smecda.com/deputi7/file_makalah/PAS.SURUT.PERK.KOPERASI-Yog.htm
http://www.kba.averroes.or.id/artikel-bisnis/sejarah-perkembangan-koperasi-di-indonesia.html
http://www.kba.averroes.or.id/artikel-bisnis/sejarah-perkembangan-koperasi-di-indonesia.html
Diposting oleh
arif siswanto



0 komentar:
Posting Komentar